Strict Standards: Non-static method JSite::getMenu() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/k9506730/public_html/templates/yoo_revista/warp/systems/joomla/layouts/com_content/article/default.php on line 13

Strict Standards: Non-static method JApplication::getMenu() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/k9506730/public_html/includes/application.php on line 536

KAWASAN RAWAN BENCANA BERDASARKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 22 TAHUN 2012 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) KABUPATEN SUKABUMI 2012 – 2032,

Written by Seksi Diseminasi. Posted in Berita

Bencana alam dapat terjadi di berbagai belahan dunia tanpa kecuali dengan berbagai macam atau jenis kejadian, bila melihat kejadiannya bencana dapat dibagi dua ( 2 ) yaitu bencana yanag disebabkan karena faktor alam dan bencana yang disebabkan karena ulah manusia.

 

Jenis bencana yanag disebabkan karena faktor alam diantaranya Letusan Gunung Berapi, Gempa Bumi, Tsunami, Angin puting Beliung, longsor, Kekeringan, Banjir, Gerakan Tanah, dan Abrasi.

 

Bencana alam yang disebabkan oleh angin memiliki berbagai sebutan yaitu di Negara Indonesia dikenal dengan nama angin puting beliung, Di Amerika dikenal dengan nama angin tornado yang kecepatan bergeraknya serta putaran anginnya lebih besar, dan angin yang melintasi negara yang berada di belahan asia dikenal dengan angin hayyan yang baru – baru ini menerjang negara Filipina dengan kekuatan angin yang berhembus sangat kencang sehingga dapat menghancurkan berbagai bangunan/pohon ditempat yang dilaluinya dan menurut informasi media massa bahwa korban yang meninggal telah mencapai angka 5.200 orang.

Bencana yang disebabkan oleh angin dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya dalam waktu yang relatif cepat seperti angin hayyan tersebut setelah menerjang negara Filipina terus bergerak ke negara lainnya dengan memakan korban juga.

 

Bencana yang disebabkan karena ulah manusia diantaranya kegagalan teknologi seperti bocornya reaktor nuklir di negara Rusia (Chernobyl), dan di negara Jepang (Fukushima), kebakaran dan lainnya.

         

Dalam hal kebencanaan Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah memetakan kejadian bencana atau berpotensi bencana berdasarkan riwayat kejadian bencana yang sering terjadi di daerah tersebut atau berpotensi terjadinya bencana karena faktor alam. Pemetaan tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 22 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sukabumi 2012 – 2032, kawasan rawan bencana tersebut adalah sebagai berikut :

 

 

 

 

 

No

Jenis Bencana

Luas (Ha)

Lokasi

1

Rawan Tanah Longsor

61.600

Kecamatan Sukaraja, Sukalarang, Cireunghas, Kebonpedes, Gegerbitung, Cisaat, Kadudampit, Cibadak, Cicantayan, Caringin, Nagrak, Ciambar, Cikidang, Cicurug, Bojonggenteng, Kalapanunggal, Parakansalak, Cidahu, Kabandungan, Simpenan, Palabuhanratu, Cisolok, Cikakak, Nyalindung, Lengkong, Kalibunder, Waluran, Sagaranten, Curugkembar, Cidadap, Cidolog, Tegalbuleud, Sukabumi.

2

Gelombang Pasang/Tsunami

8.850

Kecamatan Cisolok, Simpenan, Cikakak, Palabuhanratu, Ciemas, Ciracap, Surade, Tegalbuleud, Cibitung

3

Banjir

38.655

Kecamatan Cisaat, Cireunghas, Gegerbitung, Gunungguruh, Palabuhanratu, Simpenan, Cikakak, Cisolok, Nyalindung, Jampangkulon, Surade, Sagaranten, Curugkembar, Cidolog, Pabuaran dan Tegalbuleud.

4

Angin Puting Beliung

Semua Kecamatan

Semua Kecamatan

5

Kekeringan

Semua Kecamatan

Semua Kecamatan

6

Gempa Bumi

Semua Kecamatan

Semua Kecamatan

7

Letusan Gunung Api (Gunung Salak, Gunung Gede-Pangrango dan Gunung Halimun

1.519

Kecamatan Cidahu, Kalapanunggal, Bojonggenteng, Parakansalak, Parungkuda, Cicurug, Nagrak, Ciambar, Kadudampit, Sukabumi, Sukaraja, Sukalarang, Kabandungan, Cikidang, Cisolok dan Cikakak

8

Gerakan Tanah

97.081

Kabandungan, Parungkuda, Cibadak, Cicantayan, Cikidang, Cisolok, Palabuhanratu, Bantargadung, Warungkiara, Cikembar, Nyalindung, Gegerbitung, Sagaranten, Curugkembar, Pabuaran, Kalibunder, Cibitung, Tegalbuleud, Cidolog dan Cidadap

9

Abrasi

885

Kecamatan Cisolok, Palabuhanratu, Simpenan, Ciemas, Ciracap, Surade, Cibitung dan Tegalbuleud

Sumber: RTRW Kabupaten Sukabumi 2012-2032

Untuk mengurangi resiko bencana, kegiatan yang dapat dilakukan diantaraanya

1.Penyusunan dan uji coba rencana penanggulangan kedaruratan bencana.

2.Pengorganisasian, pemasangan dan pengujian sistem peringatan dini.

3.Penyediaan dan penyiapan barang pasokan pemenuhan kebutuhan dasar.

4.Pengorganisasian, penyuluhan, pelatihan dan gladi tentang mekanisme tanggap darurat.

5.Penyiapan lokasi evakuasi.

6.Penyusunan data akurat, informasi dan pemutakhiran prosedur tetap tanggap darurat bencana, dan

7.Penyediaan dan penyiapan bahan, barang dan peralatan untuk pemenuhan pemulihan prasarana daan sarana.

8.Pemasangan rambu peringatan misal :

- Hati – hati rawan longsor

- Hati – hati lokasi rawan banjir

- Daerah/tempat rawan tsunami

- Petunjuk tempat evakuasi tsunami

 

OLEH : DRS. SOPYAN SUPRIATNA, M.Si ( KASI DISEMINASI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PUBLIK )

Download from BIGTheme.net free full premium templates